SosMed / Facebook / Etika Bisnis Online Dengan Facebook

Etika Bisnis Online Dengan Facebook

 

Banyak pebisnis online yang memanfaatkan facebook sebagai media promosi, meski belakangan banyak bermunculan sosmed lainnya. meski baik melalui iklan berbayar maupun di akun pribadi masing-masing. Bagaimanapun, jangan sampai Anda salah langkah, karena bisa jadi cara yang salah  dalam mempromosikan bisnis Anda, bukannya mendatangkan costumer dan membuat usaha Anda moncer, malah membuat nama bisnis Anda menjadi buruk. Berikut ini beberapa hal yang harus Anda perhatikan:

Gambar : blogadespresso.com

Gambar : blogadespresso.com

 

1. No Tag, please …

Masih banyak online shop yang suka melakukan tag atau menandai pengguna facebook lain dalam gambar atau foto produk yang mereka promosikan. Sering pula yang di-tag pun tak tanggung-tanggung, ada ratusan orang dalam setiap gambarnya.

Meski kemudian ada embel-embel “sorry for random tagging ….” Atau mohon maaf telah menandai, silahkan hilangkan tanda jika tidak berkenan. Tampaknya kalimat permohonan yang santun, namun sebenarnya sama saja. Tetap tidak sopan.

Lakukan tag, hanya pada orang-orang berkepentingan dengan binis Anda. Misalkan member dalam MLM yang Anda ikuti namun pastikan mereka tak keberatan, bahkan membutuhkan informasi yang Anda tag. Tandai pula costumer yang memang meminta untuk di-tag. Jangan pernah men-tag orang lain yang tak meminta.

Sama halnya dengan tagging, mengirim gambar atau apapun bentuk promosi ke wall orang lain juga tak sopan. Bayangkan jika tiba-tiba di beranda rumah Anda ada yang menempelkan iklan caleg misalnya, pasti Anda jengkel, bukan?

2. Mengatur jumlah, waktu dan frekuensi

Seberapa banyak Anda up date, berapa jumlah sekali up date dan kapan sebaiknya Anda up date, semua perlu diatur. Faktor-faktor tersebut rasanya menjadi penting, selain untuk mengoptimalkan up date-an Anda, juga mencegah sesama pengguna facebook terganggu dengan up date promosi Anda.

Kapan sebaiknya anda up date? Banyak yang menyarankan, up datelah pada jam-jam padat pengguna internet online.. Kapan jam tersebut? Sebenarnya Anda dapat memantau sendiri kapan teman-teman Anda dominan online?

Namun ada juga yang menyatakan jam padat adalah saat pukul 12.00-13.00, saat makan siang. Atau sore antara pukul 15.00-16.00.  Dengan up date pada jam-jam padat, kemungkinan update Anda dilihat orang, lebih besar.

Agar up date Anda tak terlalu terkesan “mengganggu” batasi frekuensi up date sekitar 2-3 kali sehari. Juga setiap up date batasi hanya 3-5 item saja.

3.      Softselling dan Hardselling

Apa beda keduanya? Meng-up date gambar-gambar barang yang Anda tawarkan, termasuk ke dalam hard selling. Kesannya adalah Anda sedang berkata “ayo…beli…beli” . Sedangkan  soft selling terkesan lebih halus, seperti hanya sekedar sedang memberitahu teman Anda bahwa Anda sedang menggeluti bisnis tertentu.

 Saya pribadi senang menggunakan kombinasi keduanya. Ada kalanya kita cukup dengan melancarkan softselling, namun ada kalanya kita juga harus menjual dengan teknik hardselling. Semakin ke sini saya pribadi semakin menyukai promosi dengan teknik soft selling, karena menurut saya itu sangat elegan.

Anda bisa meng-up date informasi-informasi pendukung terkait produk Anda sebagai teknik softselling. Contohnya, Anda menjual kain batik tulis, buatlah tulisan-tulisan tentang: Bagaimana merawat kain batik agar awet, sejarah batik, bagaimana menyelaraskan pakaian batik dengan asesoris, dan lain-lain.

Nah, selamat mencoba dan selamat berbisnis!

Foto Profil dari widyanti yuliandari
Independent Product Consultant Sebuah Produk Kesehatan, Food Combiner, pecinta buah dan sayur lokal --- terapikanker.net | Fanpage Cara Sehat & Cantik Alami

2 comments

  1. nah maka dari itu buat bekel juga buat yang jualan onlen via pesbuk harus mengenal dan belajar teknik SMO (social media optimization)..
    yuuk belajar !!

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Kunci Sukses Jadi Milyarder Youtube

Kunci Sukses Jadi Milyarder Youtube

Muncul seorang gadis di internet bernama Zoe Sugg. Tentu Anda mungkin asing ...