SosMed / Lain-lain / Apa Keuntungan dari Gaya Hidup Digital?

Apa Keuntungan dari Gaya Hidup Digital?

Apakah yang sebenarnya orang lakukan dengan internet sekarang-sekarang ini? Kemungkinan jawabannya ada tiga, pertama internet digunakan oleh seseorang untuk media komunikasi sosial, kedua dalam rangka menjalankan aplikasi mobile, ketiga kepentingan personal pengguna seperti pencarian video-video tertentu, atau bahkan melakukan tindakan cyber crime. Kita harus mewaspadai pengguna semacam itu.

Tidak diragukan lagi bahwa internet digunakan sebagai alat komunikasi, karena menurut data dari socialbakers.com per september 2014, penggunaan media sosial seperti facebook saja, yang memang menduduki peringkat pertama, digunakan oleh sekitar 1,34 miliar pengguna di seluruh dunia. Peringkat kedua ditempati oleh twitter yang digunakan oleh 646 juta pengguna. Selebihnya berturut-turut WhatsApp, Line, WeChat, Linkedin, instagram, Kakaotalk, dan Path.

Bagaimana dengan indonesia? Masih menurut sumber yang sama, pengguna akses internet di Indonesia lebih memilih menggunakan WeChat sebanyak 109 juta, kedua facebook sebanyak 70 juta, WhatsApp 48 juta, twitter 38 juta, line 30 juta, Kakaotalk 16 juta, Path 6 juta yang jika dilihat dari skala dunia penggunaan Path di Indonesia menduduki peringkat pertama, yang terendah adalah penggunaan linkedin sekitar 2 juta.

Apa artinya ini? Jelas bahwa gaya hidup digital memang memberikan keuntungan bagi penggunanya sehingga setiap waktu terus meningkat saja. Dan hal ini, secara tidak langsung, selain membentuk suatu masyarakat atau warga digital, juga sekaligus terciptanya pasar. Dengan kata lain, gaya hidup digital memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk tidak sekadar berkutat di portal masing-masing, tetapi jemput bola dengan menggunakan media sosial yang ada. Mengingat, seperti di muka dikatakan, bahwa tujuan pertama orang menggunakan internet adalah untuk sarana komunikasi. Dan prinsip dasar dari pemasaran yang baik dan berhasil adalah komunikasi.

Bagi kita sendiri selaku konsumen digital, tentu saja banyak memperoleh keuntungan. Selain tetap terjalinnya komunikasi tanpa memandang ruang dan waktu bahkan batas-batas negara, kita pun bisa lebih leluasa bersuara. Walaupun kita ketahui adanya UU ITE, tetapi itu memang perlu juga khususnya dalam hal keamanan bertransaksi di pasar digital sebagai bentuk dari adanya digital lifestyle trend.

Tidak dipungkiri memang, seolah-olah dengan adanya internet baik itu lewat PC ataupun lewat alat komunikasi lainnya, serasa benar seruan yang mengatakan the world in your hand itu. Bahwa dunia ada dalam genggaman, ya, sejauh hati tidak digenggam oleh dunia. Tidak ada salahnya kita bergaya hidup digital. Namun tetap untuk kepentingan-kepentingan sosial. Sebagaimana sebutannya media sosial, masa iya penggunanya anti sosial?  Salam internet sehat!

Foto Profil dari Taufiq Firdaus A. Atmadja
Pembelajar asal Garut. Lulusan Ilmu Gizi IPB, Bogor. Alumni MAN Insan Cendekia, Serpong. Salah satu pengajar di lembaga bimbingan belajar di Kota Bogor, dan tentor lepas bagi beberapa murid privat. Bidang ampu mata ajar Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi SMP/SMA.

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Kunci Sukses Jadi Milyarder Youtube

Kunci Sukses Jadi Milyarder Youtube

Muncul seorang gadis di internet bernama Zoe Sugg. Tentu Anda mungkin asing ...