SosMed / Facebook / Remaja Eropa Mulai Tinggalkan Facebook

Remaja Eropa Mulai Tinggalkan Facebook

Tinggalkan FacebookKetika remaja Indonesia makin menggandrungi jejaring social Facebook, tidak demikian dengan anak muda di Eropa, khususnya di Inggris justru mulai tinggalkan Facebook itu dan mulai melirik jenis jejaring social lainnya. Tren baru ini ditemukan menyusul hasil penelitian yang dibiayai Uni Eropa terhadap remaja usia 16 hingga 18 tahun selama 15 bulan terakhir.

Tren jumlah pengguna Facebook secara global memang terus meningkat. Jejaring social ini juga dinilai memiliki fitur yang paling lengkap dan paling mudah digunakan (user friendly) dibandingkan situs-situs social media lainnya. Karena itu wajar bila jumlah penggunanya terus meningkat, baik dari anak-anak hingga orang tua, dari untuk urusan pertemanan hingga untuk urusan bisnis.

Ada yang menarik dari hasil penelitian yang melakukan kajian terhadap kebiasaan online remaja Eropa itu. Studi yang dilakukan terhadap remaja di 8 negara Eropa itu menemukan perubahan itu. Para remaja itu bahkan mulai merasa malu ketika harus menggunakan Facebook. Anak-anak mudaitu juga menganggap bahwa Facebook tidak ok lagi dan tidak trendy. Mereka pun malu mengunggah status maupun foto-foto mereka melalui Facebook.

Karena Pengawasan Orang Tua

Menurut Profesor Daniel Miller, guru besar University College London, remaja-remaja Eropa, khususnya remaja di Inggris berbondong-bondong menggunakan media sosial lainnya. Snapchat dan WhatsApp pun menjadi pilihan mereka dalam berkomunikasi dengan teman dan sebayanya. “Remaja-remaja itu merasa malu jika dihubungkan dengan Facebook,” katanya seperti dikutp Mailonline.

Apa yang menyebabkan timbulnya perubahan sikap para remaja di Eropa itu? Ternyata, hasil studi itu mengungkapkan adanya keterlibatan orang tua mereka dalam pemanfaatan Facebook. Para orang tua mulai banyak yang ikut menjadi member Facebook terutama untuk memantau kegiatan anak-anak mereka. Hal inilah yang membuat remaja-remaja itu merasa terusik dan terganggu kebebasannya sehingga menilai bahwa Facebook tidak oke lagi.

Kalau dulu para orang tua banyak yang mengkhawatirkan bahaya Facebook, sekarang mereka justru menyuruh anak-anak remaja mereka untuk tetap menggunakan jejaring social itu dan tidak tinggalkan Facebook, sebab alasannya tentu saja agar mereka dapat memantau kegiatan anak-anak mereka.

Penulis: joesck

Foto Profil dari joesck
Ghost Writer yang Senang Jalan-jalan dan Menyukai Fotografi

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Kunci Sukses Jadi Milyarder Youtube

Kunci Sukses Jadi Milyarder Youtube

Muncul seorang gadis di internet bernama Zoe Sugg. Tentu Anda mungkin asing ...